"Keterbatasan ruang fiskal semakin mempersempit kapasitas pemerintah di berbagai negara, khususnya di kawasan Eropa, dalam memberikan subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan," kata dia.
Sementara di dalam negeri, kata Friderica, permintaan masih menunjukkan pola konsumsi yang konservatif. Inflasi domestik mengalami peningkatan yang terutama didorong oleh kenaikan harga pangan. Namun, pertumbuhan uang beredar dan inflasi inti relatif masih stabil.
Di sisi lain, penjualan kendaraan bermotor mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik, terutama didorong oleh peningkatan penjualan mobil listrik. Aktivitas manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 juga mencapai level tertinggi sejak Maret 2020.
"Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2026 masih terjaga positif di level 5,4 persen secara tahunan (year-on-year), dengan seluruh lapangan usaha juga tumbuh," ujar Friderica.