Sejak MSCI membekukan sejumlah perubahan indeks Indonesia pada 27 Januari 2026, valuasi forward P/B pasar saham Indonesia telah turun sekitar 19 persen secara relatif terhadap pasar berkembang.
Saat ini, pasar saham Indonesia diperdagangkan pada valuasi forward price-to-earnings (P/E) 8,5 kali dan forward P/B 1,38 kali.
Kedua rasio tersebut masing-masing berada 2,7 dan 2,1 standar deviasi di bawah rata-rata historis 20 tahun.
Kondisi ini menunjukkan valuasi pasar telah tertekan cukup dalam, meskipun risiko penurunan lebih lanjut masih bergantung pada perkembangan arus dana dan keputusan MSCI.
BBCA Jadi Pilihan Utama, BMRI Masih Dihadapkan pada Tekanan
Di tengah ketidakpastian tersebut, Mirae Asset tetap selektif dalam memilih saham perbankan.