“Kami terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan transparansi, memperkuat kualitas data, dan memastikan akses informasi yang lebih baik bagi investor. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menindaklanjuti perhatian MSCI terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, BEI menilai pasar modal Indonesia masih memiliki sejumlah keunggulan dari sisi ukuran pasar, likuiditas, dan aksesibilitas bagi investor global. Kapitalisasi pasar Indonesia mencapai USD497,96 miliar, dengan sembilan saham dalam MSCI Standard Index.
Dari sisi fundamental, laba bersih seluruh emiten meningkat 16,25 persen pada semester I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih konstituen indeks LQ45 tumbuh 18,49 persen, dengan 74 persen perusahaan tercatat membukukan laba.
(DESI ANGRIANI)