BBNI dinilai menarik karena diperdagangkan pada valuasi sekitar 0,8 kali P/BV FY27F dengan proyeksi dividend yield FY27F mencapai 12 persen.
Daftar top picks CGSI saat ini terdiri atas BBNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Timah Tbk (TINS), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).
Musim Laporan Keuangan Masih Jadi Katalis
Selain reformasi pasar, November juga akan diwarnai musim laporan keuangan kuartal III-2026 yang masih berlangsung.
Investor akan mencermati apakah pertumbuhan laba emiten mampu bertahan di tengah tekanan nilai tukar, biaya pendanaan dan perubahan harga komoditas.
Kinerja bank besar, komoditas, konsumer, telekomunikasi, hingga emiten berbasis ekspor menjadi perhatian.