IDXChannel – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengeluarkan 81 saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai perdagangan Senin (2/11/2026).
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, penyesuaian tersebut telah dilakukan secara teknis setelah perdagangan pada Jumat (30/10/2026) berakhir. Namun, sejumlah penyedia data pasar atau data vendor kemungkinan masih membutuhkan waktu untuk memperbarui informasi tersebut.
"Jadi, di hari Jumat, setelah pasar tutup, seluruh saham HSC sudah dikeluarkan dari mesin perhitungan indeks. Mungkin hari ini ada beberapa data vendor yang masih belum menyesuaikan," kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (2/11/2026).
Dengan dikeluarkannya 81 saham HSC dan tidak diperhitungkannya emiten yang tercatat di Papan Akselerasi, jumlah saham yang masuk dalam perhitungan IHSG kini tersisa 837 saham.
Terkait pergerakan IHSG pada awal perdagangan Senin yang sempat terkoreksi lebih dari 1 persen, Jeffrey menilai fluktuasi tersebut merupakan bagian dari dinamika pasar dan aktivitas transaksi saham.