sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bukan Saham HSC, tapi Transaksi Tipis: CASA dan SMMA Kini Jadi Pemain Besar di IHSG

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
02/11/2026 16:58 WIB
Era baru Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tanpa saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) resmi dimulai pada Senin (2/11).
Bukan Saham HSC, tapi Transaksi Tipis: CASA dan SMMA Kini Jadi Pemain Besar di IHSG. (Foto: MNC Media)
Bukan Saham HSC, tapi Transaksi Tipis: CASA dan SMMA Kini Jadi Pemain Besar di IHSG. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Era baru Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tanpa saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) resmi dimulai pada Senin (2/11/2026).

Namun, di balik rapinya komposisi indeks, ada dua saham non-HSC dengan transaksi sangat seret yang kini duduk di jajaran bobot terbesar IHSG, yakni PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA).

Berdasarkan proyeksi BRI Danareksa Sekuritas, Senin (2/11/2026), bobot SMMA naik dari 2,9 persen menjadi 3,6 persen setelah saham-saham HSC dikeluarkan dari perhitungan indeks. Bobot CASA naik dari 1,6 persen menjadi 2,0 persen.

Dengan bobot tersebut, SMMA naik dari urutan kedelapan ke urutan keenam, tepat di bawah lima saham besar lainnya, yakni BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan TLKM.

SMMA bahkan melampaui PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang berbobot 3,5 persen dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan 2,7 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement