sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Bakal Pangkas Produksi Nikel di 2027 Demi Jaga Harga Tetap Bagus

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
02/11/2026 17:00 WIB
Bahlil mengumumkan bakal memangkas produksi nikel untuk tahun depan. Hal ini bertujuan agar menjaga harga nikel tetap bagus.
Bahlil Bakal Pangkas Produksi Nikel di 2027 Demi Jaga Harga Tetap Bagus. (Foto: iNews Media Group)
Bahlil Bakal Pangkas Produksi Nikel di 2027 Demi Jaga Harga Tetap Bagus. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan bakal memangkas produksi nikel untuk tahun depan. Hal ini bertujuan agar menjaga harga nikel tetap bagus dengan memainkan hukum permintaan dan penawaran.

Bahlil mengatakan, Indonesia saat ini menjadi salah satu negara yang terbesar memproduksi nikel. Namun aktivitas penambangan yang masif dan membuat oversupply membuat harga nikel menjadi tertekan. Adapun saat ini harga nikel yang diperdagangkan sekitar USD15.435 hingga USD15.500 per metrik ton.

"Harga nikel sekarang sudah di bawah harga USD16.000, kenapa terjadi harga menurun, karena produksi kita jor-joran," kata Bahlil dalam acara Minerba Convex 2026, Senin (2/11/2026).

Bahlil mengatakan saat ini kelebihan produksi nikel di Indonesia mencapai 800 ribu ton, dari kebutuhan global yang ditaksir mencapai 3,5 juta ton per tahun. Kondisi ini membuat harga jual nikel dari Indonesia tertekan karena lebih dari kebutuhan konsumsi industri.

"Saya minta teman-teman, antara industri dan pengusaha tambangnya, ini kita harus bisa menahan diri. Karena kalau kita terlalu jor-joran, syukur alhamdulillah kalau harganya bagus, kalau harganya nggak bagus, nanti ada negara tertentu menampung barang ini dengan harga murah, dan dijadikan cadangan di negara dia," tambahnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement