Transaksi sangat tipis
Masalahnya, mengutip data perdagangan setahun terakhir, bobot besar kedua saham tidak diimbangi aktivitas transaksi.
Pada SMMA, nilai transaksi harian tercatat hanya Rp73,1 juta (median) selama 239 hari bursa terakhir, dengan frekuensi median 20 kali sehari.
Dalam 60 hari bursa terakhir, median nilai transaksinya turun menjadi Rp25 juta dengan frekuensi 7,5 kali per hari, atau sekitar 13 lot per hari.
Selama setahun, saham ini sama sekali tidak bertransaksi pada 12 hari bursa. Pada perdagangan Senin (2/11/2026), SMMA ditutup naik 0,61 persen ke Rp20.650 per saham dengan nilai transaksi Rp36,95 juta, 18 lot, dan 9 kali frekuensi.
Secara akumulasi, total nilai transaksi SMMA sepanjang 239 hari bursa hanya Rp48,7 miliar. Angka itu setara kurang dari 0,1 persen dari kapitalisasi pasarnya untuk pembobotan indeks sebesar Rp61,85 triliun.