sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Sebut Hanya Ada 2 Negara di Dunia yang Buka Data Pemegang Saham 1 Persen

Market news editor Anggie Ariesta
02/11/2026 16:30 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menjalankan reformasi pasar modal secara progresif, termasuk memperkuat transparansi data pemegang saham.
BEI terus menjalankan reformasi pasar modal secara progresif, termasuk memperkuat transparansi data pemegang saham. (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra)
BEI terus menjalankan reformasi pasar modal secara progresif, termasuk memperkuat transparansi data pemegang saham. (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menjalankan reformasi pasar modal secara progresif, termasuk memperkuat transparansi data pemegang saham. Salah satunya membuka data pemegang saham di atas 1 persen dari total saham beredar perusahaan.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa keterbukaan informasi ini merupakan bagian dari agenda pembenahan struktur pasar modal yang diakselerasi sejak awal 2026 agar investor memiliki pandangan dan pemahaman yang utuh terhadap peta kepemilikan atas emiten.

“Di dunia ini hanya Indonesia dan India yang melakukan itu,” kata Jeffrey dalam Capital Market Journalist Workshop Media Gathering 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (31/10/2026).

Jeffrey menjelaskan, BEI secara bertahap tidak hanya membuka identitas nama pemegang saham, tetapi juga melengkapinya dengan rincian jenis investor. 

Ke depan, Bursa bakal melengkapi data tersebut dengan pengungkapan keterkaitan atau hubungan afiliasi antar pemegang saham guna memberikan gambaran struktur kepemilikan yang lebih presisi. Meski demikian, ia menggarisbawahi pentingnya akurasi dan keandalan data yang disajikan kepada masyarakat.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement