Spesialis investasi di kawasan ASEAN di Alethia Capital, Singapura, Angus Mackintosh, menilai langkah MSCI tersebut terlalu keras mengingat berbagai upaya yang telah dilakukan Indonesia untuk memperbaiki transparansi pasar dan meningkatkan free float saham.
“Masalah Indonesia adalah kurangnya bukti implementasi dan kegagalan menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang jelas terlibat dalam manipulasi saham,” kata Mackintosh, seperti dikutip Reuters.
Menurut dia, Indonesia perlu menjatuhkan sanksi berat dan denda kepada pihak-pihak yang terlibat dalam manipulasi saham secara terkoordinasi untuk memulihkan kepercayaan terhadap pasar.
Mackintosh juga menilai langkah MSCI tidak mencerminkan kondisi sebagian besar perusahaan tercatat maupun perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Dia mempertanyakan penempatan Indonesia dalam kategori yang sama dengan Lebanon, Palestina, dan Argentina.