sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MSCI Kaji Perubahan Status Indonesia, Ini Daftar Negara di Standalone Market

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
16/10/2026 09:05 WIB
Indonesia terancam kehilangan status Emerging Market setelah MSCI membuka konsultasi untuk mereklasifikasi pasar saham domestik menjadi Standalone Market.
MSCI Kaji Perubahan Status Indonesia, Ini Daftar Negara di Standalone Market. (Foto: Shutterstock)
MSCI Kaji Perubahan Status Indonesia, Ini Daftar Negara di Standalone Market. (Foto: Shutterstock)

IDXChannel - Indonesia terancam kehilangan status Emerging Market setelah MSCI membuka konsultasi untuk mereklasifikasi pasar saham domestik menjadi Standalone Market, kategori yang berada di luar kelompok indeks pasar berkembang maupun pasar frontier.

Mengacu pada halaman klasifikasi resmi MSCI, terdapat 11 pasar yang berstatus Standalone Market setelah Bulgaria direklasifikasi menjadi Frontier Market pada tinjauan klasifikasi Juni 2026.

Di kawasan Amerika, pasar yang masuk kategori tersebut adalah Argentina, Jamaika, Panama, serta Trinidad dan Tobago, sedangkan di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), daftarnya mencakup Bosnia dan Herzegovina, Lebanon, Malta, Nigeria, Palestina, Ukraina, serta Zimbabwe, berdasarkan klasifikasi MSCI dan hasil tinjauan klasifikasi Juni 2026.

Status Standalone Market tidak selalu mencerminkan persoalan yang sama di setiap negara, sebab menurut kerangka klasifikasi MSCI, kategori tersebut mencakup pasar baru yang sebelumnya belum masuk cakupan MSCI maupun pasar yang mengalami kemerosotan signifikan dalam aksesibilitas, ukuran, atau likuiditas.

Argentina, misalnya, pernah berstatus Emerging Market sebelum direklasifikasi menjadi Standalone Market pada November 2021, sedangkan Nigeria sebelumnya masuk kategori Frontier Market sebelum perubahan status pada Februari 2024, sebagaimana tercatat dalam dokumen metodologi Global Investable Market Indexes MSCI.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement