Karenanya, Adi pun menyatakan bahwa AllianzGI Indonesia berbeda sudut pandang dengan MSCI dalam melihat potensi pasar saham Tanah Air ke depan, dengan lebih meyakini bahwa Indonesia lebih layak untuk tetap berada di level emerging market.
"Bagi kami pasar Indonesia masih sangat layak (masuk emerging market), meski memang masing-masing (lembaga) punya penilaian, pertimbangan dan tolok ukur masing-masing. Dan soal (standalone market) itu kan masih potensi, dan baru akan diputus pada Juni 2027 mendatang. Jadi sangat mungkin juga terjadi perubahan (terhadap sudut pandang MSCI), karena pasar kan memang sangat dinamis," ujar Adi.
(taufan sukma)