Kembalinya aliran dana asing dan membaiknya kepercayaan investor juga dapat memperkuat momentum pemulihan saham perbankan.
Di sisi lain, investor masih perlu mencermati risiko berupa berlanjutnya arus keluar dana asing, ketidakpastian reklasifikasi pasar Indonesia, pelemahan rupiah, tekanan suku bunga terhadap biaya dana, perlambatan pertumbuhan kredit, serta peningkatan risiko kredit.
"Saya melihat prospek saham-saham Himbara masih menarik untuk dicermati secara selektif, terutama bagi investor dengan horizon investasi menengah hingga panjang," kata Nafan.
(kunthi fahmar sandy)