IDXChannel - Pengelola bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mencatatkan laba bersih Rp416,3 miliar hingga kuartal III-2026, turun 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp444,9 miliar.
Penurunan laba tersebut terjadi seiring menyusutnya pendapatan perseroan menjadi Rp4,2 triliun dari Rp4,3 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.
Meski demikian, CNMA mencatatkan pertumbuhan kinerja pada kuartal III-2026. Sepanjang Juli-September 2026, pendapatan perseroan tumbuh 7,5 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp1,5 triliun, dibandingkan Rp1,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh bisnis makanan dan minuman atau food and beverages (F&B), yang pendapatannya meningkat 13,9 persen yoy. Rata-rata belanja F&B per penonton juga naik 15,8 persen dibandingkan kuartal III-2025.
Sementara itu, pendapatan dari penjualan tiket bioskop relatif stabil. Harga tiket rata-rata atau average ticket price (ATP) meningkat 2 persen secara tahunan, didorong oleh kenaikan okupansi studio premium, seperti The Premiere dan IMAX.