IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 3,49 persen ke level 5.098,06 pada perdagangan Kamis (29/10/2026), di tengah tekanan jual yang meluas ke mayoritas saham.
Tekanan tersebut turut memunculkan perhatian terhadap risiko margin call apabila pelemahan pasar berlanjut, terutama bagi investor yang menggunakan fasilitas margin atau bertransaksi dengan dana pinjaman.
Saham perbankan, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), menjadi pemberat utama indeks di tengah aksi jual investor asing.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hanya 104 saham yang menguat, sedangkan 653 saham melemah dan 206 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp11,28 triliun.
Sektor keuangan menjadi sumber tekanan terbesar dengan kontribusi negatif 64,86 poin terhadap IHSG, setara sekitar 35 persen dari total kontribusi negatif sektoral.