Saran Analis
Di tengah kondisi tersebut, Nafan menyarankan investor ritel lebih mengutamakan manajemen risiko dan menjaga likuiditas.
“Investor sebaiknya menghindari penggunaan utang atau fasilitas margin secara berlebihan, melakukan evaluasi terhadap komposisi portofolio, serta memastikan bahwa investasi sesuai dengan profil risiko dan horizon investasinya,” tutur Nafan.
Dia juga mengingatkan investor agar tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan kepanikan atau mengikuti sentimen pasar jangka pendek.
Fundamental emiten, valuasi saham, kinerja keuangan, dan prospek bisnis tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum menentukan langkah investasi.
“Apabila ingin melakukan akumulasi saham, sebaiknya dilakukan secara bertahap dan selektif, dengan tetap memperhatikan level support-resistance serta menyediakan dana tunai yang memadai,” katanya.