IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026) pagi, memperpanjang koreksi menjadi tiga hari berturut-turut.
Tekanan jual kembali membayangi pasar setelah penguatan 4 hari beruntun di pekan lalu, menyusul guncangan akibat rencana evaluasi status Indonesia oleh MSCI dari pasar berkembang (emerging market) menjadi standalone market.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 1,27 persen ke level 5.199,44 pada pukul 10.15 WIB.
Sebanyak 530 saham melemah, 170 saham menguat, dan 263 saham stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp4,87 triliun dengan volume perdagangan 11,16 miliar saham.
Tekanan terutama datang dari saham-saham konglomerasi, termasuk Grup Barito dan Sinarmas.