IDXChannel - Perum Bulog disiapkan untuk menyerap potensi surplus produksi jagung petani sebanyak 300 ribu ton guna menjaga stabilitas harga saat panen melimpah. Langkah ini sekaligus bertujuan memastikan ketersediaan pasokan jagung sebagai bahan baku pakan bagi peternak ayam petelur.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Bulog akan berperan sebagai offtaker atau pembeli siaga untuk menyerap kelebihan produksi jagung petani. Jagung yang diserap nantinya dikelola sebagai cadangan dan disalurkan kembali ketika pasokan mulai terbatas.
“Ketika produksi jagung melimpah, hasil panen petani harus tetap memiliki pasar. Di sinilah Bulog kita siapkan sebagai penyangga yang dapat menyerap kelebihan produksi, mengelola cadangannya, dan menyalurkannya kembali ketika peternak membutuhkan,” ujar Amran, dikutip Rabu (28/10/2026).
Rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem kemitraan antara petani jagung, koperasi, dan peternak ayam petelur yang dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Pertanian.