"Dalam kondisi pasar yang masih sensitif terhadap isu MSCI, respons harga saham tidak selalu langsung mencerminkan kinerja keuangan emiten," ujar Nafan.
Menurutnya, fundamental perusahaan cenderung menjadi penopang dalam jangka menengah hingga panjang, sedangkan sentimen dan arus dana dapat lebih dominan memengaruhi pergerakan saham dalam jangka pendek.
Nafan melihat bank-bank besar memiliki sejumlah keunggulan berupa skala bisnis, basis nasabah yang luas, diversifikasi pendapatan, serta peran strategis dalam pembiayaan perekonomian nasional.
Prospek saham perbankan BUMN akan banyak dipengaruhi oleh kemampuan bank menjaga pertumbuhan kredit, mengendalikan biaya dana, mempertahankan kualitas aset, serta menjaga profitabilitas.
Sejumlah katalis yang dapat mendukung pergerakan saham antara lain laporan keuangan yang solid, pertumbuhan kredit produktif, penurunan biaya pencadangan, prospek dividen, valuasi yang menarik, serta meredanya ketidakpastian terkait MSCI.