Nafan menilai kinerja fundamental yang kuat dapat menjadi katalis positif bagi saham perbankan.
"Kinerja fundamental yang baik dapat menjadi katalis positif bagi saham BBNI dan BMRI melalui peningkatan ekspektasi laba, penguatan kepercayaan investor, serta potensi penilaian ulang valuasi saham atau re-rating," tuturnya.
Selain BNI, Bank Mandiri juga telah merilis kinerja kuartal III 2026 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun, tumbuh 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Nafan, capaian tersebut menunjukkan fundamental bank-bank besar BUMN tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan investor di tengah dinamika sentimen pasar.
Nafan mengatakan, investor tidak hanya melihat besarnya pertumbuhan laba, tetapi juga kualitas pertumbuhan tersebut.