sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Investasi Syariah Tak Sekedar Kejar Kekayaan, Bisa Raih Keberkahan dan Keberlanjutan

Syariah editor Rohman Wibowo
06/11/2026 22:00 WIB
Bagi umat muslim, esensi akumulasi kekayaan tidak sekadar bertumpu pada perolehan imbal hasil materi semata, melainkan kepastian nilai keberkahan.
Investasi Syariah Tak Sekedar Kejar Kekayaan, Bisa Raih Keberkahan dan Keberlanjutan. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
Investasi Syariah Tak Sekedar Kejar Kekayaan, Bisa Raih Keberkahan dan Keberlanjutan. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

Handy menekankan bahwa parameter keberkahan harta tidak hanya diukur dari legalitas sumber pendapatan, tetapi juga menuntut kebenaran dalam proses operasional hingga pertanggungjawaban alokasi hasil akhir.

"Pengaturan ini dibuat secara mikro dan makro agar ada keadilan dan kebermanfaatan luas, bukan sekadar cara mendapatkan uangnya, tetapi bagaimana cara kerjanya, lalu hasil atau output-nya nanti dipakai seperti apa, karena itulah satu kesatuan dalam keberkahan," kata Handy.

Penyimpangan etika dalam berbisnis, seperti menabrak rambu larangan syariat demi meraup keuntungan kilat, justru akan mendatangkan kerusakan moral serta melenyapkan nilai berkah dari kekayaan yang dikumpulkan.

"Kerusakan terjadi jika cara investasinya sesuatu yang Allah larang tetap dijalani, dalam perjalanannya menipu atau curang, lalu begitu dapat hasil justru dipakai menzalimi orang atau mencari kesenangan yang merusak diri dan orang lain," urai Handy.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement