Dari sisi internal, TEBE menyebut mulai beroperasinya anak usaha PT Pelabuhan Talenta Bumi sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) pada 2026, pencatatan laba positif pada laporan keuangan kuartal II 2026, serta kenaikan produksi batu bara oleh pengguna jasa atau klien perseroan pada periode Juli-September 2026 yang meningkatkan penggunaan jasa perseroan.
Di luar faktor tersebut, rencana pengambilalihan 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Jhonlin Baratama, perusahaan milik Haji Isam, turut menjadi perhatian pasar.
Analis Mirae Asset Sekuritas Fauzan Luthfi Djamal menyoroti transaksi tersebut dalam riset tertanggal 28 September 2026.
Berdasarkan perjanjian bersyarat yang ditandatangani pada 16 September 2026, Jhonlin Baratama akan membeli 10.000.000.500 saham BYAN dari taipan Low Tuck Kwong dan sang putri Elaine Low. Nilai transaksi maupun waktu penyelesaiannya belum diungkapkan.
Low Tuck Kwong tetap menjadi pengendali BYAN dengan kepemilikan gabungan sebesar 32,25 persen bersama Elaine Low. Transaksi tersebut juga diperkirakan tidak diikuti kewajiban penawaran tender wajib maupun perubahan susunan dewan.