Pergerakan saham TEBE terjadi menjelang pelaksanaan public expose insidentil pada Kamis (1/10/2026).
Dalam agenda tersebut, perseroan akan memaparkan kinerja operasional dan keuangan, rencana bisnis, serta analisis manajemen terkait pergerakan harga saham perseroan.
Dalam materi public expose, manajemen TEBE menjelaskan kenaikan harga saham perseroan dipengaruhi sejumlah faktor eksternal dan internal.
Dari sisi eksternal, perseroan menyebut lonjakan harga batu bara global yang sempat menyentuh USD153 per ton pada September 2026 seiring peningkatan permintaan ekspor batu bara menjadi salah satu faktor yang mendorong pergerakan saham.
Selain itu, perseroan melihat adanya optimisme pasar terhadap ekspansi bisnis perusahaan-perusahaan yang masih berada dalam satu ekosistem atau terafiliasi dengan perseroan.