IDXChannel - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mendapatkan tambahan kuota produksi batu bara hingga 20 juta ton melalui perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk tiga anak usahanya.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno mengatakan, tambahan kuota tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap perseroan.
“Bayan kan punya banyak sebetulnya. Kemarin yang belum kan tiga (anak perusahaan). Angkanya 15-20 juta ton, total untuk tiga itu,” ujar Tri saat ditemui seusai acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Adapun tiga anak usaha BYAN yang mendapatkan persetujuan perubahan RKAB 2026 tersebut yakni PT Tiwa Abadi (TA), PT Tanur Jaya (TJ), dan PT Fajar Sakti Prima (FSP).
Sebelum RKAB diterbitkan, tiga anak usaha ini mengajukan status keadaan kahar atau force majeure kepada para pelanggannya.