IDXChannel – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belakangan ini dibayangi spekulasi perubahan kepemilikan, mulai dari rumor keterlibatan pengusaha Haji Isam hingga kabar yang mengaitkan DBS Group dengan bank swasta terbesar di Indonesia tersebut.
Namun, di tengah valuasi BBCA yang telah mengalami penurunan, seberapa menarik sebenarnya bank ini bagi calon investor strategis?
Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nurkholis Syafruddin dalam riset yang terbit pada 29 Oktober 2026 menilai rumor terbaru mengenai DBS belum memiliki dasar yang cukup untuk dijadikan indikasi adanya transaksi.
Spekulasi mengenai DBS muncul ke ruang publik pada 28 Oktober 2026, setelah sebelumnya pada September 2026 beredar rumor mengenai potensi akuisisi BBCA oleh Haji Isam yang kemudian dibantah perseroan.
Sejumlah spekulasi lain mengenai calon investor BBCA juga sempat beredar, meski tidak disertai pengumuman resmi.