Saat ini, PT Dwimuria Investama Andalan, kendaraan investasi Grup Djarum milik keluarga Hartono, masih menjadi pemegang saham pengendali BBCA dengan kepemilikan sekitar 54,94 persen.
Belum terdapat keterbukaan informasi yang menunjukkan adanya niat pemegang saham pengendali tersebut untuk melepas saham pengendali.
Belajar dari DBS dan Bank Danamon
Rumor DBS terhadap BBCA juga menarik jika dibandingkan dengan rekam jejak DBS di Indonesia.
Pada April 2012, DBS pernah mengajukan akuisisi 67,37 persen saham Bank Danamon dengan nilai transaksi sekitar Rp45,2 triliun atau setara sekitar 2,6 kali price to book value (P/B) berdasarkan kinerja 2011.
Namun, transaksi tersebut pada akhirnya tidak terealisasi.
Bank Indonesia (BI) saat itu hanya mengizinkan akuisisi awal hingga 40 persen, sementara peningkatan kepemilikan lebih lanjut menghadapi pertimbangan regulasi, termasuk isu akses pasar perbankan Indonesia di Singapura.