sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Masih Layak Masuk Emerging Market, Ini Penjelasan BEI

Market news editor Desi Angriani
18/10/2026 15:11 WIB
Pasar modal Indonesia dinilai memiliki sejumlah keunggulan untuk mempertahankan status Emerging Market.
Indonesia Masih Layak Masuk Emerging Market, Ini Penjelasan BEI (Foto: iNews Media Group)
Indonesia Masih Layak Masuk Emerging Market, Ini Penjelasan BEI (Foto: iNews Media Group)

BEI juga memperkuat likuiditas melalui penghapusan batas harga minimum saham dan peningkatan ketentuan minimum free float menjadi 15 persen secara bertahap.

Berdasarkan data per 30 September 2026, rata-rata free float perusahaan tercatat mencapai 22,99 persen. Sebanyak 560 dari 918 perusahaan tercatat atau sekitar 61 persen telah memenuhi ketentuan tersebut.

Iding mengatakan, BEI terus mendampingi perusahaan tercatat melalui sosialisasi, pendekatan langsung, serta fasilitasi pertemuan dengan calon investor. Bursa juga membentuk Satgas Monitoring Free Float bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan perwakilan asosiasi pelaku pasar.

“Kami juga memfasilitasi pertemuan antara Perusahaan Tercatat dan calon investor melalui roadshow, business meeting, dan public expose live untuk memperluas eksposur perusahaan sekaligus mendukung pemenuhan ketentuan secara terukur,” tutur dia.

Di tengah agenda reformasi tersebut, kinerja fundamental perusahaan tercatat juga menunjukkan pertumbuhan. BEI mencatat laba bersih seluruh emiten meningkat 16,25 persen pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih perusahaan dalam indeks LQ45 tumbuh 18,49 persen, dengan 74 persen perusahaan tercatat membukukan laba.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement