sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Utilisasi Industri Nonmigas Baru 61,8 Persen, Kemenperin Dorong Serapan Produk Lokal

Economics editor Tangguh Yudha
29/09/2026 04:05 WIB
Langkah ini dapat memperluas pasar produk manufaktur sekaligus memperkuat investasi, rantai pasok, dan penyerapan tenaga kerja.
Utilisasi Industri Nonmigas Baru 61,8 Persen, Kemenperin Dorong Serapan Produk Lokal (Foto: iNews Media Group)
Utilisasi Industri Nonmigas Baru 61,8 Persen, Kemenperin Dorong Serapan Produk Lokal (Foto: iNews Media Group)

Dari sektor industri barang konsumsi, penguatan produk dalam negeri juga perlu diikuti kemampuan pelaku usaha dalam memahami kebutuhan konsumen, menjaga kualitas, dan membangun jenama yang relevan. CEO & Co-Founder Torch, Ben Wirawan, menilai penggunaan bahan baku lokal perlu ditempatkan dalam kerangka pengembangan produk secara menyeluruh agar kualitas tetap terjaga dan harga dapat diterima pasar.

“Bahan baku lokal harus menjadi bagian dari strategi produk, bukan sekadar menjadi pilihan sumber material. Kualitas, desain, efisiensi biaya, pengembangan produk, dan kemampuan membaca kebutuhan konsumen perlu berjalan bersama. Dengan begitu, produk lokal dapat memiliki nilai yang kuat sekaligus tetap kompetitif di pasar,” ujarnya.

Menurut Ben, pengembangan merek lokal membutuhkan fokus pada proses inti perusahaan seperti research and development, branding, marketing, sales, pengelolaan data, people and culture, serta supply chain management. Sementara aktivitas lainnya dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan mitra strategis dalam ekosistem bisnis.

“Brand lokal tidak cukup hanya dikenal karena identitas lokalnya. Konsumen membutuhkan produk yang relevan, berkualitas, memiliki desain yang baik, dan memberikan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena itu, membangun brand yang bertahan membutuhkan konsistensi dalam produk dan hubungan dengan konsumen,” katanya.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement