sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Bakal Pangkas Outstanding dan Yield SRBI, Perluas Likuiditas Perekonomian

Economics editor Anggie Ariesta
28/09/2026 14:16 WIB
Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus menekan tingkat imbal hasil (yield) dan memangkas nilai outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
BI Bakal Pangkas Outstanding dan Yield SRBI, Perluas Likuiditas Perekonomian. Foto: iNews Media Group.
BI Bakal Pangkas Outstanding dan Yield SRBI, Perluas Likuiditas Perekonomian. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus menekan tingkat imbal hasil (yield) dan memangkas nilai outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah ini diambil guna memperlebar ruang likuiditas bagi perbankan sehingga dapat mengalir lebih optimal ke sektor riil dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan penyesuaian instrumen moneter ini sejalan dengan arah bauran kebijakan bank sentral dalam memperkuat ekspansi likuiditas nasional.

"Kami terus mendorong penurunan yield dan outstanding SRBI. Yield SRBI 12 bulan saat ini berada di level 6,76 persen, lebih rendah dibandingkan level tertingginya sebesar 7,74 persen," ujar Destry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (28/9/2026).

Selain melandainya imbal hasil, volume outstanding SRBI juga mencatatkan penurunan bertahap dari posisi puncak Rp1.096 triliun menjadi Rp1.013,5 triliun per 23 September 2026. Angka tersebut melandai jika dibandingkan posisi Juni 2026 yang sempat menyentuh Rp1.072,62 triliun, meski secara kumulatif masih berada di atas posisi Januari 2026 sebesar Rp754,76 triliun.

Destry menegaskan penurunan porsi simpanan perbankan di SRBI secara langsung membuka keran likuiditas yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi domestik. Kondisi kecukupan likuiditas ini tecermin pula dari penurunan suku bunga pasar uang antarbank overnight (IndONIA) dari level tertingginya 6,61 persen pada Juni 2026 menuju posisi 5,91 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement