Sebaliknya, perbankan yang menjaga kepemilikan SBN dan SRBI di bawah 19 persen sekaligus aktif menyalurkan kredit akan diganjar tambahan insentif 2 persen, sehingga total penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) yang dinikmati dapat mencapai level maksimal 6 persen.
Destry menekankan bahwa BI akan terus menyelaraskan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran demi menjaga stabilitas nilai tukar serta mengakselerasi momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
(NIA DEVIYANA)