sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jamaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

News editor Ari Sandita
02/10/2026 09:58 WIB
Langkah pemadanan data ini bertujuan untuk memvalidasi dan memperbarui informasi kependudukan para calon jamaah haji secara real-time.
Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jamaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat
Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jamaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai memadankan data jamaah haji. Hal ini dilakukan agar antrean pemberangkatan haji lebih akurat.

Langkah pemadanan data ini bertujuan untuk memvalidasi dan memperbarui informasi kependudukan para calon jamaah haji secara real-time.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui integrasi langsung antara Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) milik Kemenhaj dengan basis data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Melalui integrasi ini, pemerintah memastikan bahwa seluruh informasi identitas, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), domisili terkini, status kependudukan, hingga ahli waris, benar-benar selaras dengan kondisi dan identitas sebenarnya di lapangan.

"Pemadanan data antara Siskohat dan Dukcapil ini merupakan langkah tegas kami untuk melindungi hak-hak jamaah sekaligus mencegah terjadinya manipulasi, perubahan, atau permainan data yang pernah ditemukan di masa lalu. Kami ingin menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang berbasis data yang 100% akurat, transparan, dan sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan," ujar Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf Jumat (2/10/2026).

Terkait kebijakan ini, kata dia, Kemenhaj mengimbau jamaah untuk tidak khawatir karena proses sinkronisasi ini murni bersifat administratif dan dipastikan tidak akan mengubah atau menggeser nomor antrean (nomor porsi) maupun estimasi tahun keberangkatan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement