Namun karena pelaksanaan konser tersebut telah menjadi perbincangan publik, kini Pemprov DKI Jakarta mengikuti sepenuhnya keputusan pemerintah pusat.
"Dan ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat," katanya.
Sebelumnya, konser dan rekam jejak Boceli disorot lantaran menunjukkan dukungan dan simpati terhadap Israel.
Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pada 2010 Bocelli menghadiri acara penggalangan donasi untuk tentara Israel Defense Forces (IDF). Kehadiran pihak yang dinilai mendukung tindakan genosida dan penjajahan, mencederai nilai-nilai konstitusi, serta semangat antipenjajahan yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia.
Pembiaran terhadap konser Bocelli berpotensi memicu provokasi serta mengadu domba antara masyarakat dengan pemerintah. Pihaknya mendesak Pemprov DKI Jakarta maupun pusat lebih peka terhadap aspirasi publik dan pandangan keagamaan yang telah dikeluarkan MUI.
(Nur Ichsan Yuniarto)