Kendati demikian, produksi mulai pulih pada kuartal II 2026, melonjak 94 persen secara kuartalan menjadi 12,8 juta ton.
Secara keseluruhan, produksi semester I-2026 (1H26) turun 10 persen secara tahunan menjadi 19,45 juta ton. Namun, pada Juli-Agustus 2026, produksi mencapai 10,4 juta ton atau rata-rata 5,2 juta ton per bulan.
Angka tersebut sudah melampaui rata-rata produksi bulanan 5 juta ton yang dibutuhkan untuk mencapai skenario produksi 50 juta ton pada 2026.
Manajemen sendiri menetapkan target produksi 2026 sebesar 48 juta ton dalam skenario dasar dan 50 juta ton dalam skenario bullish, sementara RKAB 2026 tidak berubah di 53 juta ton.
Kinerja keuangan juga menunjukkan perbaikan. Pendapatan PTBA pada 1H26 naik 8 persen secara tahunan menjadi Rp22,03 triliun, sedangkan laba bersih melonjak 218 persen menjadi Rp2,65 triliun.