sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Momentum Rupiah dan Bayang-Bayang Harga Minyak USD100 per Barel

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
14/09/2026 06:24 WIB
Penguatan rupiah mulai menghadapi ujian baru setelah harga minyak kembali menembus USD100 per barel.
Momentum Rupiah dan Bayang-Bayang Harga Minyak USD100 per Barel. (Foto: Magnific)
Momentum Rupiah dan Bayang-Bayang Harga Minyak USD100 per Barel. (Foto: Magnific)

Dari sisi neraca pembayaran, CGSI menyoroti meningkatnya impor jasa nontransportasi dan pelebaran defisit pendapatan primer akibat meningkatnya repatriasi dividen.

Sementara pada transaksi finansial, Foreign Direct Investment (FDI) yang stagnan, menyusutnya investasi portofolio, serta meningkatnya arus modal keluar oleh penduduk domestik juga menjadi tantangan. Arus keluar aset kas dan deposito sektor swasta bahkan mencapai USD9,8 miliar pada semester I-2026.

Dengan demikian, ruang penguatan rupiah masih terbuka selama dolar AS tetap melemah dan tidak terjadi kejutan kebijakan domestik.

Namun, harga minyak yang bertahan tinggi serta potensi pengetatan The Fed dapat menjadi penghalang berikutnya.

Indo Premier menilai risiko fiskal menjadi tekanan terbesar bagi rupiah dalam jangka menengah. Di sisi lain, stabilisasi cadangan devisa memberikan bantalan, dengan cadangan devisa telah meningkat sekitar USD1,5 miliar dari titik terendah pada Mei 2026.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement