sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Melemah Sepanjang Pekan Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Spekulasi Kenaikan Suku Bunga

Market news editor Febrina Ratna Iskana
12/09/2026 08:02 WIB
Secara mingguan, S&P turun 0,8 persen, Nasdaq turun 0,7 persen, dan Dow turun 1,6 persen.
Wall Street Melemah Sepanjang Pekan Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Spekulasi Kenaikan Suku Bunga. (Foto: iNews Media Group)
Wall Street Melemah Sepanjang Pekan Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Spekulasi Kenaikan Suku Bunga. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Wall Street berakhir menguat cukup signifikan pada Jumat (11/9/2026) seiring turunnya harga minyak. Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor pendek naik setelah laporan inflasi konsumen utama menunjukkan angka yang sesuai atau sedikit lebih tinggi dari perkiraan, sehingga mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed)

Namun, secara mingguan, indeks-indeks utama saham AS ditutup jauh di zona negatif, tertekan oleh aksi jual yang terus berlanjut di pasar obligasi, meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga, dan lonjakan harga minyak.

Indeks acuan S&P 500 naik 0,8 persen dan ditutup pada level 7.654,52 poin, indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi menguat 1 persen menjadi 26.333,04 poin, dan indeks saham unggulan (blue-chip) Dow Jones Industrial Average naik 1 persen menjadi 52.572,81 poin.

Secara mingguan, S&P turun 0,8 persen, Nasdaq turun 0,7 persen, dan Dow turun 1,6 persen.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed pekan depan melonjak setelah rilis data CPI  Perhatian pada Jumat tertuju pada laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) terbaru.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement