IDXChannel – Bursa saham Asia melemah tajam pada perdagangan Senin (14/9/2026), dengan tekanan paling dalam terjadi di Jepang dan Korea Selatan, seiring kekhawatiran terhadap keberlanjutan investasi kecerdasan buatan (AI) serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 merosot 1,61 persen menjadi 62.979,17 pada awal perdagangan. Sebaliknya, indeks Topix masih menguat 0,40 persen ke 4.044,29.
Tekanan terutama menghantam saham teknologi setelah sejumlah pimpinan perusahaan AI besar menyerukan pendekatan yang lebih hati-hati dalam pengembangan teknologi tersebut.
Melansir dari Reuters, CEO OpenAI Sam Altman menyatakan perusahaan tidak akan melantai di bursa pada 2026, antara lain karena kekhawatiran terhadap keselamatan di tengah perkembangan AI yang sangat cepat dan potensi risikonya bagi umat manusia.
Sehari sebelumnya, CEO Anthropic Dario Amodei juga menyerukan agar perusahaan AI mengambil pendekatan yang lebih terukur dalam pengembangan teknologi.