IDXChannel – Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali tertekan pada perdagangan Senin (14/9/2026), memperpanjang pelemahan di tengah rumor tawaran akuisisi dari pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dengan nilai yang disebut jauh di bawah harga pasar.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 11.42 WIB, saham BYAN ambles 11,74 persen ke Rp10.900 per unit. Nilai transaksi mencapai Rp11,90 miliar dengan volume perdagangan 1,04 juta saham.
Penurunan tersebut membuat saham BYAN melemah selama tiga hari perdagangan berturut-turut.
Dalam beberapa perdagangan sebelumnya, saham BYAN hanya sempat menguat pada 3 September dan stagnan pada 7 serta 9 September.
Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar Bayan Resources mencapai sekitar Rp363 triliun.