IDXChannel - Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengungkapkan sejumlah persoalan yang melatarbelakangi usulan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market.
Managing Director MSCI Raman Aylur Subramanian mengatakan, persoalan yang dihadapi Indonesia bukan sekadar menyangkut indeks saham, melainkan tata kelola pasar secara keseluruhan yakni transparansi kepemilikan saham, dugaan manipulasi perdagangan, hingga lemahnya penegakan hukum di pasar modal.
Dalam pertemuan dengan para investor yang diselenggarakan UBS Group AG pada Selasa (20/10/2026), Subramanian menyampaikan bahwa penilaian MSCI didasarkan pada masukan pelaku pasar serta kerangka evaluasi yang objektif.
"Di tengah upaya Indonesia berpacu dengan waktu untuk menghindari pukulan ganda terhadap statusnya, negara ini perlu meyakinkan MSCI dan para investor global bahwa mereka mampu meregulasi pasar saham secara efektif," ujar Subramanian dikutip Bloomberg, Jumat (23/10/2026).
Managing Partner Carthage Capital Stephen Wu menambahkan, permasalahan yang disorot MSCI mencakup struktur kepemilikan saham yang tidak transparan, konsentrasi kepemilikan pada sejumlah emiten, serta dugaan transaksi yang berpotensi mendistorsi pembentukan harga saham.