IDXChannel - Fitch Ratings menilai tinjauan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham Indonesia menambah risiko profil kredit negara, di tengah meningkatnya tekanan terhadap pasar saham dan nilai tukar rupiah.
Meski potensi reklasifikasi pasar saham Indonesia tersebut diperkirakan tidak secara langsung menimbulkan dampak material terhadap peringkat kredit pemerintah.
Dalam laporan bertajuk Confidence, Funding Conditions Key to Indonesia Credit Impact from MSCI Review yang dirilis pada 21 Oktober 2026, Fitch menyebut dampak tinjauan MSCI terhadap kredit Indonesia akan sangat bergantung pada kondisi pendanaan eksternal dan domestik, terutama apabila penurunan kepercayaan investor memicu arus keluar modal secara berkelanjutan.
Fitch menilai tekanan pasar yang berkepanjangan dapat memperketat kondisi keuangan, meningkatkan biaya pendanaan domestik, serta memengaruhi profil kredit pemerintah, perbankan, dan korporasi.
Meski demikian, pasar keuangan Indonesia mulai menunjukkan tanda stabilisasi pada 20 Oktober 2026, ketika pasar saham kembali menguat dan rupiah mengalami penguatan terbatas.