sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Terimbas Badai Sentimen MSCI, Begini Prospek Saham ANTM Versi Analis

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
22/10/2026 19:22 WIB
Nafan memastikan bahwa aksi jual ini bersifat teknikal, dan tidak mengindikasikan penurunan kinerja operasional Perseroan secara keseluruhan.
Terimbas Badai Sentimen MSCI, Begini Prospek Saham ANTM Versi Analis (foto: iNews Media Group)
Terimbas Badai Sentimen MSCI, Begini Prospek Saham ANTM Versi Analis (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang bakal mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia ke standalone market masih terus menjadi sentimen negatif yang menekan bursa saham domestik.

Hal tersebut menjadi kebijakan terbaru dari MSCI, yang sebelumnya juga telah mengambil sejumlah keputusan bagi pasar modal nasional, termasuk status pembekuan (freezing) dan juga dicoretnya beberapa saham Indonesia dari indeks MSCI, baik di level global maupun regional.

Salah satu yang menjadi korban adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), yang resmi keluar dari indeks MSCI Global Standard sejak Juli 2026 lalu. Yang menarik, meski telah dicoret oleh MSCI, kalangan analis secara umum masih menilai bahwa potensi saham ANTM ke depan masih cukup menjanjikan.

"Justru dengan koreksi harga yang sudah cukup dalam, (prospek saham ANTM) jadi semakin menarik, dengan memperhatikan fundamental bisnisnya masih kuat, ditopang oleh bisnis emas, nikel, proyek hilirisasi dan potensi pemberian dividen besar," ujar Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, dalam keterangan resminya, Kamis (22/10/2026).

Menurut Alrich, tekanan akibat sentimen MSCI justru berpotensi memicu penyesuaian portofolio dan meningkatkan volatilitas ANTM, terlepas dari kondisi fundamental perusahaan. Koreksi harga memang membuka peluang akumulasi, kendati saat ini belum ada support yang solid. 

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement