Sementara, dalam jangka pendek, risiko volatilitas dan koreksi susulan memang masih ada sampai seluruh proses rebalancing MSCI selesai terserap pasar.
Meski demikian, untuk jangka menengah hingga panjang, solidnya fundamental serta prospek dividen menjadikan ANTM tetap layak dijadikan pilihan diversifikasi portofolio, selama strategi pembelian dilalukan secara bertahap untuk meminimalkan risiko fluktuasi harga.
Di lain pihak, Analis Panin Sekuritas, Elandry Pratama, menyatakan bahwa tekanan ke saham bukan berarti fundamental ANTM memburuk.
"Peluang akumulasi bisa terbuka jika valuasi sudah menarik, tapi sebaiknya dilakukan bertahap dan menunggu stabilisasi harga. Dalam kondisi sekarang, penting membedakan tekanan jual akibat capital flow dengan perubahan prospek bisnis perseroan," ujarv Elandry.
Secara fundamental, menurut Elandry, ANTM masih memiliki daya tarik dari bisnis emas, nikel, dan potensi hilirisasi. Emas dapat menjadi penopang pendapatan ketika harga emas tinggi, sedangkan nikel dan proyek hilirisasi menawarkan peluang pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.