Perubahan tersebut membuat portofolio Oktober lebih diarahkan pada bisnis domestik yang terdiversifikasi, pertumbuhan konsumen, jasa energi, pendapatan ekspor, serta telekomunikasi.
TLKM dipilih karena menawarkan eksposur yang lebih defensif, meski realisasi kinerja, disiplin belanja modal, dan imbal hasil bagi pemegang saham tetap menjadi perhatian.
Sementara EXCL memiliki katalis tersendiri dari realisasi sinergi pascamerger.
ASII dan CMRY masih menawarkan eksposur terhadap permintaan domestik, tetapi harus menunjukkan kemampuan meneruskan kenaikan biaya ke harga jual pada kuartal III-2026.
Di sektor energi, ELSA dan BULL memberikan eksposur terhadap aktivitas energi, sedangkan INKP menjadi pilihan untuk menangkap pendapatan berbasis ekspor.
Lebih lanjut, GOTO kembali masuk dalam daftar setelah meningkatnya minat beli pascapenurunan batas harga minimum saham, perbaikan fundamental, serta dukungan aksi korporasi melalui rencana pembatalan saham treasuri dan buyback. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.