IDXChannel - Dana (fund) domestik masih menjadi penopang utama pasar saham Indonesia, tetapi ruang untuk mendorong reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menyempit setelah investor lokal meningkatkan eksposur ke sejumlah sektor utama, terutama perbankan.
Di saat yang sama, posisi kas dana lokal telah turun di bawah rata-rata historis, sementara investor asing belum menunjukkan tanda-tanda kembali secara agresif ke pasar Indonesia.
BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya, Senin (5/10/2026), mencatat dana domestik terus melakukan rotasi portofolio.
Investor lokal mulai mengurangi posisi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), lalu mengalihkannya ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Rotasi juga mengarah ke saham batu bara, minyak dan gas, serta PT Indosat Tbk (ISAT), sementara eksposur terhadap sektor logam dan consumer mulai dikurangi.