Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Oktober dan berpotensi menambah volatilitas di sisi penurunan.
Sementara itu, penurunan batas harga minimum saham menjadi Rp1 dari Rp50 yang mulai diterapkan pada 28 September lebih banyak berdampak pada saham-saham berlikuiditas rendah, dengan pengecualian PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Dalam strategi Oktober, UOB Kay Hian menghapus AMMN, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), BBCA, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dari daftar pilihan.
Sebagai gantinya, tiga saham baru masuk, yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan GOTO.
Sementara itu, ASII, BULL, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan EXCL tetap dipertahankan.