IDXChannel - Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Senin, dengan indeks acuan S&P 500 ditutup mendekati rekor tertingginya.
Sementara itu, harga minyak yang stabil membantu mengimbangi aksi jual berkepanjangan di pasar obligasi. Sedangkan lonjakan saham sektor material dan layanan komunikasi turut mendorong pasar.
Dilansir dari laman Investing Selasa (6/10/2026), harga minyak cenderung turun dalam perdagangan yang fluktuatif, dipengaruhi oleh pemulihan ekspor minyak mentah Timur Tengah, langkah negara-negara G7 untuk meredakan kekhawatiran pasokan, serta serangan balik oleh pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi untuk merebut kembali wilayah di dekat Selat Bab el-Mandeb dari kelompok Houthi yang didukung Iran.
Para investor juga menantikan pekan yang akan merilis data ekonomi maupun jadwal laporan kinerja keuangan perusahaan.
Indeks S&P naik 0,7 persen dan ditutup pada level 7.777,31 poin. Puncak intraday tertinggi indeks ini tercatat di angka 7.816,70 poin pada 13 Agustus, sementara rekor penutupan tertinggi sebesar 7.798,99 poin juga dicatatkan pada hari yang sama.