Selain memperkuat bisnis konektivitas, Indosat juga mengakselerasi pengembangan bisnis AI dan komputasi awan. Pendapatan Indosat AI Cloud mencapai USD50 juta selama sembilan bulan pertama 2026, melampaui pendapatan sepanjang 2025 sebesar USD28 juta. Perseroan memperkirakan pendapatan bisnis tersebut dapat mencapai USD100 juta hingga akhir 2026.
Indosat mengembangkan ekosistem AI terintegrasi yang mencakup konektivitas, infrastruktur serat optik, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi perusahaan. Perusahaan juga memanfaatkan jaringan serat optik RAIA Grid sepanjang 86.000 kilometer dan mengembangkan infrastruktur AI melalui Zankore by Indosat, dengan ambisi jangka panjang mencapai kapasitas AI hingga 1 gigawatt.
Untuk memperluas pemanfaatan teknologi AI di kalangan korporasi, Indosat menghadirkan Indosat Intelligence Suite melalui kemitraan strategis dengan F5. Solusi tersebut menyediakan akses terintegrasi terhadap model dan infrastruktur AI serta membantu perusahaan mengelola penggunaan teknologi, mengendalikan biaya, dan memperluas adopsi AI secara terukur.
Indosat menilai penguatan bisnis inti telekomunikasi dan pengembangan ekosistem AI dapat menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang. Strategi tersebut diharapkan memperluas sumber pendapatan perusahaan sekaligus memperkuat posisi Indosat dalam persaingan industri telekomunikasi dan ekonomi digital.
(Rahmat Fiansyah)