Sejak MSCI membekukan perubahan indeks dan membuka opsi penurunan Indonesia ke Frontier Market pada Januari 2026, arus dana asing telah keluar sekitar Rp100 triliun.
Mandiri menilai tekanan jual berpotensi lebih besar jika risiko penurunan ke Standalone Market meningkat.
Saat ini, investor asing masih memegang sedikitnya USD40 miliar saham Indonesia yang masuk berbagai indeks MSCI.
Mandiri juga menilai penegakan hukum di pasar modal akan semakin intensif, seiring OJK mengusut sejumlah dugaan pelanggaran.
Risiko keluarnya modal dari pasar saham kini dinilai menjadi ancaman serius bagi stabilitas makro dan politik domestik, terutama melalui dampaknya terhadap rupiah dan likuiditas sistem keuangan.