IDXChannel – Harga emas dunia diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pekan ini, di tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).
Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga, sehingga berpotensi menekan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Pada perdagangan Jumat (16/10/2026), harga emas spot turun 0,13 persen menjadi USD4.165,42 per troy ons.
Sepanjang pekan lalu, harga logam mulia tersebut terkoreksi 0,70 persen.
Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities Bart Melek mengatakan, seperti dikutip Reuters, harga emas masih bergerak dalam rentang terbatas, dengan kecenderungan mendekati batas bawah area support.
Ketidakpastian mengenai arah kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor utama yang membatasi pergerakan emas.