PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sasaran jual terbesar dengan nilai Rp2,33 triliun, hingga sahamnya menyentuh batas penurunan harian atau auto rejection bawah (ARB) 15 persen.
Tekanan juga melanda sejumlah saham perbankan besar, konglomerasi, dan saham berkapitalisasi besar lainnya.
MSCI memulai konsultasi atas usulan penurunan status Indonesia setelah menyoroti persoalan transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta penegakan aturan pasar modal yang dinilai belum memadai.
Keputusan final mengenai usulan tersebut akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Jika perubahan klasifikasi terealisasi, Indonesia akan keluar dari indeks komposit MSCI, termasuk indeks acuan pasar berkembang (emerging market).