“Pada aksi jual biasa, investor ritel biasanya membeli saat harga turun. Hari ini, permintaan tersebut secara efektif telah menghilang dari saham-saham individu,” kata Patel.
Termasuk ETF, investor ritel menjual senilai USD1,3 miliar, jumlah terbesar dalam setahun terakhir, menurut data JPMorgan.
Pendiri Mercury Alerts, Harmeet Goindi menuturkan, aktivitas opsi menunjukkan adanya pembelian saat harga turun, namun pembelian opsi call secara langsung masih terbatas.
“Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang memanfaatkan volatilitas yang lebih tinggi untuk menjual risiko penurunan dan mengamankan potensi kenaikan hingga tahun depan, daripada mengejar rebound hari ini,” kata Goindi.
(Nur Ichsan Yuniarto)